Perubahan teknologi dan dinamika pasar menuntut Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) konveksi untuk beradaptasi agar tetap kompetitif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi adaptasi UMKM konveksi di Kabupaten Jombang dalam menghadapi perubahan lingkungan usaha. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus pada dua UMKM konveksi, yaitu Vidatex dan Helomic. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi dilakukan melalui tiga pola utama: (1) pembacaan situasi dengan memantau tren pesanan dan interaksi konsumen; (2) penyesuaian berbasis kebutuhan lingkungan melalui inovasi produk dan personalisasi layanan; dan (3) pengelolaan sistem serta sumber daya melalui koordinasi kerja informal dan pemanfaatan media digital. Penelitian ini menegaskan bahwa fleksibilitas adaptif menjadi kekuatan utama UMKM konveksi, meskipun masih terdapat kelemahan pada aspek standardisasi dan pemanfaatan teknologi. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya dukungan pelatihan kontekstual serta penguatan kapasitas internal agar UMKM mampu menghadapi dinamika pasar secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025