Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diskriminasi terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan upaya guru dalam mencegah terjadinya diskriminasi di SD Negeri 095 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, dua orang guru, dan dua orang tua ABK, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan incidental sampling. Data dianalisis menggunakan teori Diskriminasi Gordon Allport. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bentuk diskriminasi halus yang sesuai dengan tahap awal teori Allport yaitu antilocution dan avoidance. Triangulasi dengan orang tua mengungkap adanya pengucilan sosial yang lebih nyata dibandingkan yang terlihat di permukaan. Upaya pencegahan diskriminasi dilakukan melalui pendekatan komprehensif yang meliputi penanaman nilai-nilai inklusif, penciptaan lingkungan pembelajaran yang suportif, dan pengembangan sistem penanganan masalah yang adaptif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pendampingan khusus untuk ABK yang mengisolasi diri dan pembentukan forum kolaboratif antara orang tua ABK dan orang tua siswa regular untuk mendukung keberhasilan pendidikan inklusi.
Copyrights © 2025