Pandemi COVID-19 telah membawa dampak yang sangat besar salah satunya menjadikan ruang gerak masyarakat terbatas. Keterbatasan informasi menjadiakan media online menjadi pilihan masyarakat dalam memperoleh informasi terbaru. Salah satunya pembatalan PPKM Level 3 selama Nataru. Pemberitaan ini pun menuai pro dan kontra di masyarakat. Tujuan dari penelitia ini yaitu untuk untuk mengetahui framing pembatalan kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru pada media online Kompas.com dan Repubika.co.id. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Kemudian subjek dalam penelitian ini adalah pemberitaan mengenai pembatalan kebijakan PPKM saat libur Natal dan tahun baru 2022. Lalu objek pada media online Kompas.com dan Republika.co.id. Hasil penelitian menujukkan pembingkaian berita pada Kompas.com terkesan mendukung pembatalan kebijakan PPKM Level 3 saat Nataru. Hal ini dilihat dari penggunaan kalimat kutipan yang lebih mengarah untuk mendukung keputusan kebijakan pembatalan PPKM Level 3. Hal ini juga didukung oleh pernyataan-pernyataan menteri dan pejabat yang setuju terkait pembatalan PPKM Level 3 saat Nataru. Kemudian pada Republika.co.id lebih beragam dan kontradiktif dibandingkan sumber yang mendukung keputusan kebijakan PPKM Level 3 selama hari raya. Meski disajikan dengan sangat ringkas, pemberitaannya dilatarbelakangi oleh penjelasan yang pro kebijakan dan kesan negatif dari Republika.co.id.
Copyrights © 2024