Perancangan tata letak fasilitas digunakan untuk membantu suatu perusahaan dalam mengatur aliran proses serta perpindahan material yang lebih mudah agar dapat berjalan dengan lancar. Perancangan tata letak fasilitas yang optimal dapat menunjang kelancaran kegiatan produksi dan meminimasi biaya produksi, serta meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Penelitian ini dilakukan di perusahaan XYZ memiliki Permasalahan yang terjadi pada perusahaan XYZ yaitu dengan adanya keterbatasan lahan produksi yang membuat perusahaan ini membangun pabrik dengan sususan aliran pada stasiun kerja memliki pola yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan crossing aliran material pada lantai produksinya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan layout usulan perbaikan tata letak fasilitas produksi pada perusahaan XYZ yang optimal sehingga dapat meminimasi jarak material handling. Metode yang digunakan pada penelitan adalah Systematic Layout Planning (SLP). Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan total jarak materal handling yang signifikan dari layout awalan. Pada layout usulan perbaikan terpadat pengurangan jarak materal handlng secara keseluruhan sebanyak 68,8 meter bila dilihat dari seluruh pergerakan selama produksi yang sebelumnya memiliki total jarak pergerakan 84 meter menjadi 15,2 meter. Sehingga dapat dikatakan metode Systematic Layout Planning cocok digunakan untuk permasalahan tata letak fasilitas produksi.
Copyrights © 2025