Mahasiswa keperawatan menghadapi berbagai tekanan selama menjalani praktik klinik, seperti beban akademik yang tinggi, tanggung jawab merawat pasien, dan tekanan dari lingkungan praktik. Kondisi ini dapat memicu stress yang berdampak pada kesehatan mental dan performa akademik. Salah satu faktor yang dapat membantu mahasiswa menghadapi tekanan tersebut adalah self-compassion, yaitu kemampuan untuk bersikap baik dan memahami diri sendiri saat menghadapi kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-compassion dengan tingkat stress pada mahasiswa keperawatan selama praktik klinik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada mahasiswa keperawatan. Penelitian ini menggunakan skala Self-Compassion dan skala Perceived Stress, di mana kedua alat ukur ini telah memenuhi syarat reliabilitas dan validitas. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji hipotesis. Subjek dalam penelitian ini adalah 117 mahasiswa keperawatan Poltekkes Kemenkes Padang yang sedang menjalani praktik klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-compassion dan tingkat stress. Self-compassion menyumbang sebesar 48,7% terhadap variasi tingkat stress pada mahasiswa keperawatan selama praktik klinik
Copyrights © 2025