Articles
Konstribusi Pola Asuh Permisif terhadap Kemandirian Anak Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah VI Ulak Karang, Padang
Putri, Yanti;
Aulia, Prima
Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 4 No 1 (2019): Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education (IJIECE)
Publisher : Association of Indonesian Islamic Kindergarten Teachers Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.557 KB)
The purpose of this study was to determine the contribution of permissive parenting to the independence of children in Aisyiyah VI Ulak Karang Padang Kindergarten. This can be seen from the fact that there are still children who are not independent, this type of research is correlation using quantitative methods. The population in this study were all parents. The samples in this study were saturated samples, which were all parents sampled. Data collection techniques are questionnaires and written data collection lists. Data analysis techniques using product moment formulas were analyzed using the SPSS version 16. Based on data analysis, the contribution coefficient of permissive parenting toward children's independence was 0.076. The correlation coefficient between permissive parenting and children's independence is 0.275. This means that permissive upbringing of 27.5% on the independence of children is significant at the level of 5%. It can be concluded that permissive parenting has a significant contribution to the independence of children in Aisyiyah VI Ulak Karang Padang Kindergarten by 27.5%.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF ANAK MELALUI PERMAINAN JEMBATAN HURUF DI TAMAN KANAK - KANAK PLUS RIDHOTULLAH PADANG
Merthi, Ruri;
Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 1 (2020): April 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (365.924 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i1.421
Salah satu bagian dari bahasa adalah keaksaraan. Mengenal huruf merupakan bagian dari keaksaraan yang perlu dikembangkan dengan memberi stimulasi secara optimal sejak dini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf melalui permainan jembatan huruf. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian kelompok B2 dengan jumlah 15 orang anak. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus dengan tiga kali pertemuan setiap siklus. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi dan hasil penilaian diolah dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I sebanyak tiga kali pertemuan dengan persentase 36 %. Pada siklus II sebanyak tiga kali pertemuan dengan persentase 84 %. Disimpulkan bahwa permainan jembatan huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak di Taman Kanak-kanak Plus Ridhotullah Padang
Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Melalui Permainan Memancing Huruf Bergambar di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 5 Padang
Suryani, Suryani;
Aulia, Prima
JFACE: Journal of Family, Adult, and Early Childhood Education Vol 2 No 1 (2020): JFACE: Jurnal Keluarga, Dewasa, dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Penerbit Aksara Rentaka Siar (ARS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The aim of this research is to increase for knowing letters in a child trought a play of fishing some illustrated letters in TK Aisyiyah 5 Padang, in order to the child can mention a first letters of vocal and consonant, arrange some letters to be a word, read a word, and imatate writing. Type of the research is a class action research by using quantitative method. Based on the data obtained from the result of the research in improving the ability to recognize letters throught a play of fishing some illustrated letters has not reached the criteria of minium exhaustiveness yet, so thet the research is continued to the cycle II. On the cycle II, there is the increasing of the ability in knowing letters well and it has reached the criteria of minimum exhaustveness. It shows the increasion of knowing letters in a child
Hubungan Pemberian Insentif Terhadap Peak Performance Pada Pemain Bola Basket Di Sma N 2 Padang
Hilmy Hardoni, Harits;
Aulia, Prima
JFACE: Journal of Family, Adult, and Early Childhood Education Vol 1 No 4 (2019): JFACE: Journal of Family, Adult, and Early Childhood Education
Publisher : Penerbit Aksara Rentaka Siar (ARS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study is to determine the correlation of incentives provision towards peak performance in basketball players in SMA N 2 Padang. The method that used in this study is quantitative correlation. The technique that used in this study is saturated sample.The population in this study is basketball players in SMA N 2 Padang.There are 40samples in this study.The measuring instrument that used in this study is peak performance scale from the Fakhrurri scale based on Garfied and Bannett's theory and the scale of incentives provision is based on Nawawi's theory.The results showed a correlation coefficient of r = 0.599, p = 0,000 (p <0.05), showing that there is a very significant positive correlation between incentives provision and peak performance for basketball players in SMA N 2 Padang
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Kata Melalui Permainan Kartu Kata Bergambar Berbentuk Jendela di Taman Kanak-Kanak Negeri Pembina Lubuk Begalung Padang
Yosmelia, Yosmelia;
Aulia, Prima
JFACE: Journal of Family, Adult, and Early Childhood Education Vol 2 No 3 (2020): JFACE: Jurnal Keluarga, Dewasa, dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Penerbit Aksara Rentaka Siar (ARS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal kata di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Lubuk Begalung Padang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yaitu pencermatan terhadap kegiatan yang sengaja dimunculkan yang terjadi disebuah kelas. Teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan terhadap hasil diperoleh dengan menggunakan pendekatan persentase. Pada siklus satu pertemuan tiga perkembangan kemampuan mengenal kata mencapai empat puluh empat persen dan belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Pelaksanaan penelitian pada siklus dua pertemuan tiga terdapat peningkatan kemampuan mengenal kata yang sangat baik mencapai delapan puluh delapan persen, sehingga mencapai kriteria ketuntasan minimal. Hasilnya menunjukkan melalui permainan kartu kata bergambar berbentuk jendela mampu meningkatkan kemampuan mengenal kata di Taman Kanak-kanak Negeri Pembina Lubuk Begalung Padang.
Hubungan Mental Toughness dan Competitive Anxiety terhadap Peak Performance Atlet Basket Sumbar
Yusuf, Lustyana;
Aulia, Prima
JFACE: Journal of Family, Adult, and Early Childhood Education Vol 2 No 3 (2020): JFACE: Jurnal Keluarga, Dewasa, dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Penerbit Aksara Rentaka Siar (ARS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Correlation Mental Toughness and Competitive Anxiety to peak performance basketball atheletes Sumbar.This research aims to determine the relationship between mental toughness and competitive anxiety on peak performance in basketball athletes in West Sumatra. In this reseacrh usedthequantitavivecorrelation. This research used a sample quota technique in sampling. Population in this research were basketball athletes based in West Sumatra with 27 subjects. Theresulthasacorrelationof0.790 witha valuep =0,000(p˂0,05), it means The higher the mental toughness of an athlete, the lower the competitive anxiety in an athlete and the effect on the peak performance of an athlete will be higher, the opposite is also true
Keunggulan Token Economy untuk Meningkatkan Perilaku Antri pada Anak Usia Dini
Ramadhani, Jihan Suci;
Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (344.296 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i2.574
Penelitian ini dikembangkan berdasarkan pada pentingnya perilaku antri dalam kehidupan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perilaku antri anak usia dini dengan menggunakan token economy. Perilaku antri termasuk ke dalam aspek perkembangan anak yaitu pada perkembangan nilai agama dan moral. Perilaku antri sangat penting di stimulasi sejak dini. Menanamkan perilaku antri sejak dini haruslah dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu karena keluarga merupakan lingkungan utama dan pertama bagi anak. Tidak hanya orang tua, guru juga bisa menanamkan perilaku antri di sekolah.Anak yang mengalami masalah kesulitan dalam mengantri, kurangnya penghargaan yang diperoleh anak yang sudah berperilaku dengan baik, dan guru cenderung fokus pada anak yang melakukan pelanggaran membutuhkan stimulasi yang tepat agar perilaku antri bisa berkembang dengan baik. Perilaku antri dapat dikembangkan salah satunya dengan menggunakan token economy. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah studi literatur. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diperlukan maka dilanjutkan dengan menganalisis data. Analisis dilakukan dengan mengkaji berbagai macam sumber berupa artikel, buku dan jurnal-jurnal.Kemudian analisis tersebut dihubungkan antara permasalahan dengan konsep dan teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa token economydapat meningkatkan perilaku antri pada anak usia dini dengan memberikan sebuah penghargaan berupa token atau koin yang diberikan sesegera mungkin ketika perilaku yang diinginkan muncul serta dapat ditukarkan dengan hadiah yang diinginkan. Hasil penelitian didasarkan atas temuan keunggulan token economy dari sisi: token economy merupakan reward berupa fisik yang dapat menyenangkan anak, token economy dapat merangsang perkembangan moral anak usia dini, token economy sudah banyak digunakan di berbagai lingkup seperti di bangsal psikiatrik, penjara, rumah sakit, dan di beberapa jenjang pendidikan, serta token economy dapat membentuk perilaku yang diinginkan.
Perbedaan Motivasi Belajar Anak yang Menggunakan Puzzle dengan yang Tidak Menggunakan Puzzle
Fitriani, Nisa;
Aulia, Prima
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (132.444 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.811
Penelitian ini dikembangkan berdasarkan pada pentingnya motivasi belajar pada anak usia dini, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar anak usia dini dengan menggunakan permainan puzzle. Motivasi belajar anak usia dinimerupakan peran penting dalam mencapai keberhasilan. Peran ini dilihat dari keaktifan anak, rasa keingintahuan anak terhadap sesuatu yang diberikan sehingga anak memfokuskan diri untuk memperhatikan dan anak mampu menemukan apa yang ingin diketahuinya. Motivasi belajar anak dapat meningkat salah satunya dengan permainan puzzle. Permainan puzzle merupakan permainan yang sangat menarik untuk menambah minat anak dalam belajar, karena permainan puzzle memiliki warna yang menarik serta bentuk yang menarik untuk dimainkan oleh anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional.Populasi penelitian ini adalah anak TK Surya Kids Bukittinggi dengan sampel berjumlah 29 orang anak. Penelitian ini menggunakan skala motivasi belajar yang terdiri dari aspek menurut Purwanto.
Meningkatkan Kemampuan Anak Mengenal Bentuk Geometri melalui Fun Cooking di Taman Kanak-kanak Islam Yannira Padang
Susy Febrianita;
Prima Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.339 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.818
Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan anak dalam mengenali bentuk geometris. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali bentuk geometris melalui kegiatan memasak yang menyenangkan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Subjek penelitian adalah kelas B2 yang berjumlah 14 anak yang terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan. Data diperoleh dengan observasi dan observasi. Semua data dikumpulkan dan dianalisis. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Hasil dari kedua siklus tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam mengenali bentuk geometris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siklus I menentukan siklus berikutnya. Siklus menunjukkan peningkatan kemampuan anak sebanyak kreasi tari dapat meningkatkan kemampuan mengenali bentuk hingga 30%. Karena belum mencapai KKM maka penelitian dilakukan pada Siklus II. Pada siklus II peningkatan kemampuan mengenali bentuk anak meningkat hingga 86% melebihi KKM. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa Fun Cooking dapat meningkatkan kemampuan pengenalan bentuk geometris pada anak di Taman Kanak-Kanak Islam Yannira Padang.
Studi Deskriptif Peran Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia Dini pada Masa Pandemi Covid-19
Vujja Nandwijiwa;
Prima Aulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (141.069 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v4i3.821
Pada masa pandemi peran pemerintah melaksanakan sekolah daring dimana anak belajar mandiri di rumah dan peran seorang guru di gantikan oleh orang tua di rumah, sehingga penelitian ini di lakukan bertujuan untuk melihat sejauh mana peran orang tua dalam membantu perkembangan sosial anak pada masa pandemi COVID-19, Dalam mengembangkan sosial anak orang tua bisa membantu anak dengan mengajak anak untuk menyukai persahabatan, membimbing anak untuk mengikuti aturan, mengajarkan anak untuk lambat laun untuk tidak lagi berpusat pada kepentingan sendiri, membimbing anak untuk tidak mudah kecewa dan frustasi ketika mengalami kegagalan, membimbing anak untuk mengetahui kalau dirinya berbuat nakal, mengajar keterampilan bahasa, mengenalkan lingkungan kepada anak dan menanamkan nilai dan norma, budaya dan agama kepada anak.Penelitian ini di lakukan bertujuan untuk melihat sejauh mana peran orang tua dalam mengembangkan sosial anak pada masa pandemi COVID-19 keluarga menjadi lingkungan pertama seorang anak bersosialisasi orang tua sebagai yang pertama menjadi contoh atau teladan bagi anak dalam mengebangkan perkembangan sosila nya, apalagi pada saat pandemi sekarang ini peran guru dalam mendidik akan di gantikan oleh orang tua, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang tua anak usia dini Di TK Islam Budi Mulia Kota Padang, penelitian ini menggunakan skala peran orang tua dalam pengolahan nya