Perkembangan teknologi digital telah mengubah sistem layanan keuangan, termasuk perbankan syariah. Namun, tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat terhadap layanan digital syariah di Kota Bandar Lampung masih rendah sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan brand image terhadap utilisasi layanan digital perbankan syariah, serta memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi peningkatan layanan berbasis teknologi yang sesuai prinsip Islam.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei eksplanatori. Populasi penelitian adalah masyarakat Kota Bandar Lampung yang menjadi nasabah bank syariah dan telah menggunakan layanan digital seperti mobile banking dan internet banking. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan diperoleh 96 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Square – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap utilisasi layanan digital perbankan syariah, sedangkan inklusi keuangan berpengaruh positif dan signifikan. Secara bersama-sama, ketiga variabel berpengaruh terhadap peningkatan penggunaan layanan digital syariah. Disarankan agar bank syariah memperluas program inklusi keuangan digital, meningkatkan edukasi literasi keuangan, serta memperkuat citra merek yang mencerminkan nilai keislaman dan kepercayaan masyarakat.
Copyrights © 2025