Penelitian ini mengkaji transformasi komunikasi pemberdayaan UMKM melalui platform digital lokal Oling Food di Kecamatan Nguling, Pasuruan. Lahir pada akhir 2023, Oling Food hadir sebagai inisiatif komunitas untuk mengatasi keterbatasan akses terhadap layanan pesan antar besar. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers (2003), penelitian ini menelaah bagaimana komunikasi dan interaksi sosial mendorong adopsi inovasi di ekosistem digital pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi komunikasi berlangsung melalui empat dimensi utama, yaitu inovasi, saluran komunikasi, waktu, dan sistem sosial. Oling Food memanfaatkan aplikasi sederhana yang diperkuat dengan komunikasi interpersonal, sosialisasi tatap muka, serta jejaring komunitas lokal. Proses adopsi berlangsung bertahap sejak 2023 dengan peningkatan partisipasi pelaku UMKM yang dipengaruhi oleh rasa saling percaya dan budaya gotong royong. Secara teoretis, studi ini menegaskan bahwa digitalisasi pedesaan bergantung pada kekuatan relasi sosial dan kemampuan komunitas dalam membangun kepercayaan. Secara praktis, penelitian ini menunjukkan pentingnya strategi komunikasi berbasis komunitas untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025