Kampung Pulo, located in Jatinegara District, East Jakarta has various problems that make the environment and life of Kampung Pulo residents less than ideal. The problems found include very dense settlements, poor river water quality, inadequate drainage systems, flooding, lack of green open spaces, and ineffective waste management. These things result in various effects such as health problems, fire that spreads quickly if a fire occurs, unpleasant odors, unsuitable river water, and people who prefer to throw garbage in the river rather than in landfills that are quite far away. This project aims to improve the quality of life of Kampung Pulo residents through the construction of a flat village that carries the theme of algae and regenerative architecture. Literature reviews show that algae are an effective solution, both in improving water and air quality. Meanwhile, regenerative architecture can create buildings that are sustainable, environmentally friendly, and carbon positive. The research method is by conducting interviews with local residents, direct observation in the field, analysis of existing conditions, and literature studies. The result of this project is the construction of a flat village that is not only a residence, but also brings back activities that already exist in existing conditions. The implementation of this design is expected to improve the quality of life, especially the housing of Kampung Pulo residents. Keywords: algae; regenerative; village Abstrak Kampung Pulo, yang terletak di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur memiliki berbagai masalah yang membuat lingkungan dan kehidupan Warga Kampung Pulo kurang layak. Masalah yang ditemukan antara lain pemukiman yang sangat padat, kualitas air sungai yang buruk, sistem drainase yang tidak memadai, banjir, tidak adanya ruang terbuka hijau, dan pengelolaan sampah yang kurang efektif. Hal-hal tersebut mengakibatkan berbagai efek seperti masalah kesehatan, api yang cepat menyebar jika terjadi kebakaran, bau yang tidak sedap, air sungai yang tidak layak pakai, dan masyarakat yang lebih memilih membuang sampah disungai daripada tempat pembuangan sampah yang cukup jauh. Proyek ini bertujuan memperbaiki kualitas hidup Warga Kampung Pulo melalui pembangunan kampung susun yang mengusung tema alga dan arsitektur regeneratif. Kajian literatur menunjukan bahwa alga merupakan solusi yang efektif, baik dalam memperbaiki kualitas air maupun udara. Sementara arsitektur regeneratif dapat menciptakan bangunan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan carbon positif. Metode penelitian yaitu dengan melakukan wawancara pada warga setempat, observasi langsung ke lapangan, analisis kondisi eksisting, dan studi literatur. Hasil dari proyek ini adalah adalah terbangunnya kampung susun yang tidak hanya sebagai hunian, tetapi juga menghadirkan kembali kegiatan-kegiatan yang telah ada pada kondisi eksisting. Implementasi desain ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup terutama hunian Warga Kampung Pulo.
Copyrights © 2025