Penelitian ini berfokus pada analisis peran literasi digital dalam menunjang pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa di masa dominasi media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis berbagai sumber akademis yang relevan dari tahun 2018 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa, terutama dalam hal pemilihan, evaluasi, dan pemahaman informasi digital. Sementara itu, media sosial berperan ganda sebagai sarana pembelajaran dan juga sebagai tantangan bagi kemampuan berpikir kritis, tergantung pada sejauh mana pengguna memiliki kesadaran literasi. Hasil ini menekankan pentingnya mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum pendidikan tinggi guna menghasilkan generasi mahasiswa yang cerdas, etis, dan kritis di tengah arus informasi digital yang melimpah.
Copyrights © 2025