Peneliti ini menyelidiki hubungan antara kebugaran fisik dan kebugaran mental dalam meningkatkan pembelajaran senam ritmik di antara siswa kelas empat di SDN Cihea. Senam ritmik, sebagai bagian dari pendidikan jasmani, menggabungkan gerakan ritmik dan musik untuk mendukung pengembangan keterampilan motorik, koordinasi, dan ekspresi diri. Metode eksperimen kuantitatif dan observasi langsung diterapkan selama sesi senam rutin. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa dengan kebugaran fisik yang lebih tinggi melakukan gerakan lebih efisien dan konsisten, sementara mereka yang memiliki kebugaran mental yang kuat menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, fokus, dan kesiapan untuk berpartisipasi aktif. Kombinasi kedua aspek kebugaran tersebut secara positif memengaruhi hasil belajar, termasuk partisipasi yang lebih baik, perolehan keterampilan, dan motivasi. Latihan ritmik yang teratur dan menarik juga menumbuhkan disiplin, interaksi sosial, dan antusiasme untuk aktivitas fisik. Studi ini merekomendasikan pendekatan holistik untuk pendidikan jasmani di sekolah dasar, mengintegrasikan perkembangan fisik dan psikologis untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, sehat, dan inklusif yang bermanfaat bagi semua siswa.
Copyrights © 2025