Latar Belakang: Disminorhoea merupakan nyeri haid akibat kontraksi rahim yang terjadi pada masa menstruasi. Disminorhoea dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pemberian obat pereda nyeri dalam jangka panjang mempunyai efek mengganggu sistem pencernaan, sakit kepala, dan pendarahan saluran cerna Tujuan : Mengetahui pengobatan nonfarmakologis dismenore Metode:. Menggunakan tinjauan literatur dengan mencari beberapa hasil penelitian untuk mengetahui terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri dismenore, kemudian melakukan analisis dan membuat kesimpulan tentang penelitian tersebut. Hasil: Terapi non farmakologi dapat digunakan sebagai pengganti terapi farmakologi pada dismenore primer seperti kompres hangat, minum kunyit asam, pijat effleurage, terapi musik, pemberian jahe merah, konsumsi air kelapa, penggunaan jus alpukat, jus wortel, rebusan daun pepaya dan penggunaan minyak terapi lavender. Kesimpulan: Terapi non farmakologi terbukti efektif dalam menurunkan nyeri dismenorea dan penggunaannya dapat mempertimbangkan kondisi dan ketersediaan di lingkungan kita. Terapi non farmakologi terbukti efektif dalam menurunkan nyeri dismenorea dan penggunaannya dapat memperhatikan kondisi dan ketersediaan di lingkungan kita.
Copyrights © 2025