Kualitas layanan keperawatan merupakan salah satu indikator penting dalam mengevaluasi kepuasan pasien rawat inap. Dalam konteks pelayanan kesehatan modern, interaksi perawat dengan pasien memainkan peranan strategis dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas layanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien rawat inap di RS X Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 100 pasien rawat inap yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur persepsi terhadap kualitas layanan keperawatan dan tingkat kepuasan pasien. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien yang menilai layanan keperawatan dalam kategori baik (62%) merasa puas (78,7%). Sementara itu, pada kategori layanan cukup dan kurang, kepuasan pasien menurun secara signifikan. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,008 yang menandakan adanya hubungan signifikan antara kualitas layanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien. Kualitas layanan keperawatan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien. Diperlukan upaya peningkatan mutu pelayanan melalui pelatihan soft skills, penguatan komunikasi terapeutik, serta optimalisasi rasio pasien-perawat untuk menjaga mutu layanan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024