Film sebagai media visual memiliki peran yang penting dalam membangun pandangan baru masyarakat. Salah satunya film karya Hanung Bramantyo yang berjudul “Kartini” yang ditayangkan pada tahun 2017. Film Kartini 2017 ini memiliki peran penting dalam menggambarkan dan mengkritisi isu-isu sosial, termasuk kesetaraan gender. Melalui narasi, karakter, dan visualisasi, film dapat mencerminkan bagaimana masyarakat membentuk dan mempertahankan konstruksi gender, serta bagaimana ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan terwujud dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi gender yang ada dalam film Kartini 2017 melalui narasi serta visualisasi dalam film yang menyoroti ketimpangan antara Perempuan dan laki-laki. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, yang berfokus pada pengumpulan data melalui observasi alur cerita, dialog, simbol budaya, dan visualisasi yang ditampilkan dalam film sehingga menjadi suatu bahan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada film Kartini 2017 merepresentasikan konstruksi gender yang membatasi perempuan dalam budaya patriarki Jawa pada masa kolonial, serta menyuarakan kebebasan berpikir bagi kaum perempuan. Film ini menjadi media edukatif yang mengangkat isu kesetaraan gender dengan menyuarakan pentingnya kesadaran gender dalam membangun masyarakat yang lebih adil dan setara.
Copyrights © 2025