Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi pembelajaran terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa SMP dalam menyelesaikan soal matematika berbasis open-ended. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori korelasional, melibatkan 60 siswa sebagai sampel yang dipilih secara acak. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis dan kreatif yang telah divalidasi berdasarkan indikator Ennis dan Torrance. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa strategi pembelajaran memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis (r = 0,612, p < 0,01) dan berpikir kreatif (r = 0,658, p < 0,01). Regresi linier sederhana menunjukkan bahwa strategi pembelajaran menjelaskan 37,4% varians kemampuan berpikir kritis dan 43,3% varians kemampuan berpikir kreatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang interaktif dan kolaboratif dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mengadopsi pendekatan pembelajaran inovatif guna memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kreatif secara optimal.
Copyrights © 2025