Penelitian ini dilatarbelakangi masalah yang berkaitan dengan motorik halus, di kelompok A TK Dotinggulo Sonuo, yaitu; 1) kurangnya media dan alat permainan yang dapat membantu kemampuan motorik halus anak. 2) kurang optimalnya kegiatan yang menunjang kemampuan motorik halus. Dengan demikian tujuan dari penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan membentuk binatang menggunakan playdough dengan teknik latihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model tindakan kelas Kemmis Mc Taggart. Subjek dari penelitian ini adalah anak kelompok A berusia 5-6 tahun yang terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan. Peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A TK Dotinggulo Sonuo melalui media playdough dengan teknik latihan dapat dilihat dari jumlah presentase observasi awal 59,38%, mengalami peningkatan pada siklus 1 yaitu 77,81%, dan setelah dilakukan refleksi pada siklus 2, meningkat menjadi 91,77% . Penggunaan media playdough dapat bermanfaat untuk meningkatkan motorik halus anak dengan menggunakan teknik latihan dan kegiatan membentuk yang variatif.
Copyrights © 2023