Pengelolaan sampah menjadi isu penting di Desa Cirahayu karena keterbatasan fasilitas pengolahan yang ramah lingkungan. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkenalkan inovasi sederhana berupa drum incinerator sebagai alternatif pengolahan sampah rumah tangga skala kecil. Alat ini dimodifikasi dari satu potong drum yang dibagi menjadi dua lapisan tanpa menggunakan pipa ventilasi maupun engsel, sehingga lebih mudah dibuat dan dioperasikan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan perancangan, modifikasi, serta uji coba langsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Cirahayu dengan melibatkan perangkat desa dan mahasiswa KKN. Hasil implementasi menunjukkan bahwa incinerator mampu membakar sampah organik maupun anorganik ringan secara lebih cepat dibandingkan pembakaran terbuka, serta mengurangi volume sampah yang menumpuk di TPA. Dari sisi kelemahan, alat masih menimbulkan asap yang cukup pekat sehingga perlu pengembangan lebih lanjut agar lebih ramah lingkungan. Secara umum, kegiatan ini telah memberikan kontribusi positif berupa peningkatan kesadaran perangkat desa akan pentingnya pengelolaan sampah, sekaligus membuka peluang pengembangan teknologi sederhana yang berkelanjutan di tingkat desa. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek tetapi juga memiliki potensi jangka panjang bagi pengelolaan sampah di masyarakat.
Copyrights © 2022