Perkembangan teknologi mendorong perlunya pemodelan arsitektur teknologi yang mampu mendukung sistem akademik agar proses pembelajaran dan pengelolaan pendidikan menjadi lebih terintegrasi. Penggunaan teknologi masih terbatas oleh perangkat keras yang kurang memadai, jaringan tidak stabil, dan ketersedian server serta penyimpanan data yang terbatas. Hal ini mengakibatkan sistem akademik maupun aplikasi pembelajaran sering berjalan lambat, bahkan ketika digunakan secara bersamaan akan mengalami gangguan. Kondisi ini tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur tetapi menyangkut dukungan arsitektur jaringan agar sistem akademik dapat berjalan dengan lancar dan saling terintegrasi. Pengumpulan data melalui teknik wawancara dengan responden yaitu terdiri dari staf kesiswaan, bendahara dan staf pendaftaran. Pemodelan arsitektur menggunakan semua fase yang ada dalam The Open Group Architecture Framework (TOGAF) Architecture Development Method (ADM). Hasil penelitian berupa blueprint yang menggambarkan arsitektur teknologi yang dapat mendukung proses bisnis sistem akademik di Sekolah Menengah Atas. Hasil dari penelitian ini juga dapat menjadi acuan dalam pengembangan teknologi yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan ketersediaan sumber daya, keamanan data, ketahanan sistem sehingga dapat dijadikan pedoman dalam membangun lingkungan akdemik yang sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.
Copyrights © 2025