Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan
Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Tiyuh Lampung: Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan

PEMBELAJARAN SASTRA LISAN LAMPUNG BERBASIS TEKA-TEKI SEBAGAI BAGIAN DARI WARISAN MASYARAKAT LAMPUNG

Kinanti, Arinda Darma (Unknown)
Fikri, Khaerul (Unknown)
Anantama, Muharsyam Dwi (Unknown)
Putri, Dola Azkani (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Oct 2024

Abstract

Literature is a form of art that expresses human thoughts and emotions through the beauty of language, the uniqueness of ideas, and the depth of messages (Najid, 2003: -7). Meanwhile, Lampung oral literature is Lampung language literature which is conveyed orally and disseminated in unwritten form (currently mostly cataloged and written) (Sanusi, 2010: 7). Oral traditions are an important part of local community wisdom. According to Koentjaraningrat (Nesi et al, 2019: 71), local wisdom includes three types. specifically (1) ideas, perceptions, values and norms; (2) complex patterns of behavior and activity; (3) Artifacts, culture, documents and cultural objects. The purpose of this article is to explain the mysteries of Lampung within the framework of the oral traditions of the Lampung people. The method used in this research is library research using data collection, reading and note-taking methods. The result of this article is to increase insight into Lampung oral literature, including puzzles. Sastra merupakan suatu bentuk seni yang mengungkapkan pikiran dan emosi manusia melalui keindahan bahasa, keunikan gagasan, dan kedalaman pesan (Najid, 2003: -7). Sedangkan sastra lisan Lampung adalah sastra berbahasa Lampung yang disampaikan secara lisan dan disebarluaskan dalam bentuk tidak tertulis (saat ini sebagian besar dikatalogkan dan ditulis) (Sanusi, 2010: 7). Tradisi lisan merupakan bagian penting dari kearifan masyarakat lokal. Menurut Koentjaraningrat (Nesi dkk, 2019: 71), kearifan lokal mencakup tiga jenis. secara spesifik (1) gagasan, persepsi, nilai dan norma; (2) pola perilaku dan aktivitas yang kompleks; (3) Artefak, kebudayaan, dokumen, dan benda kebudayaan. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan misteri Lampung dalam kerangka tradisi lisan masyarakat Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode pengumpulan data, membaca, dan mencatat. Hasil dari artikel ini adalah untuk menambah wawasan tentang sastra lisan Lampung, termasuk teka-teki.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JTL

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

Jurnal Tiyuh Lampung merupakan jurnal pendidikan bahasa dan sastra daerah yang terbit dua kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Juni dan November. Jurnal Tiyuh Lampung mengangkat topik seputar Bahasa, Kebudayaan, dan Pembelajarannya. Ruang Lingkup penulis dari lingkungan Dosen/Guru, Mahasasiswa, ...