Latar belakang : disease-19 (COVID-19) telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi dunia dikarenakan penyebaran infeksi yang menyebar dengan cepat di berbagai belahan dunia. Virus ini menyebabkan berbagai infkesi saluran pernapasan pada manusia yang bervariasi mulai dari flu ringan hingga sindrom gangguang pernapasan berat. Banyak penelitian menyebutkan bahwa hipertensi merupakan komorbid umum pada pasien positif COVID-19. Hipertensi pada pasien COVID-19 diyakini dapat memperparah keadaan pasien dikarenakan terapi pasien positif COVID-19 dengan hipertensi lebih sulit dibanding pasien positif COVID-19 tanpa hipertensi. Tujuan : mengetahui hubungan antara derajat hipertensi dengan tingkat keparahan COVID-19 di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan Teknik total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 86 orang dan sampel merupakan pasien terkonfirmasi COVID-19 di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang yang masuk dalam kriteria inklusi. Data dianaliis menggunakan uji rank spearman. Hasil : Berdasarkan hasil uji rank spearman hubungan derajat komorbid hipertensi dengan tingkat keparahan pasien COVID-19 didapatkan p=0,268 (p>0,05) dan koefisien korelasi rank spearman= 0.121. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungann antara komorbid hipertensi dengan tingkat keparahan COVID-19. Kata kunci: COVID-19, komorbid hipertensi, tingkat keparahan COVID-19
Copyrights © 2024