Latar Belakang: Mahasiswa sebagai agen perubahan tentu memiliki tugas dan kewajiban menciptakan masa depan negerinya yang indah dan Makmur. Namun, dalam perjalanan menuntut ilmu mahasiswa bertemu dengan banyak rintangan serta tantangan. Dinamika yang cukup kompleks terlebih Surabaya sebagai kota metropolitan menjadi tantangan tersendiri. Begitupun bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, pasti merasakan berbagai macam tantangan, serta rintangan baik dari faktor internal mahasiswa tersebut maupun dari faktor eksternal. Seperti contohnya terkait kecemasan yang sepele namun bisa berakibat fatal jika tidak dikendalikan dengan baik. Adapun salah satu cara untuk meminimalisir kecemasan seseorang ialah dengan shalat tahajud. Maka dari itu peneliti ingin mencari hubungan dari keduanya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas shalat tahajud dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa preklinik Universitas Muhammadiyah Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya dari Angkatan 2020-2023. Besar sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebesar 80 orang. Pengambilan sampel menggunakan analitik observasional. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis bivariat menggunakan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil uji Spearman diperoleh nilai p value (sig) 0,000 < 0,05 dengan kekuatan korelasi sebesar 0,043 yang artinya cukup kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara intensitas shalat tahajud dengan Tingkat kecemasan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan kekuatan cukup kuat.
Copyrights © 2024