Pemerintah bertanggung jawab terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji yang terancam akibat Covid’19, selain itu, pembatalan keberangkatan jemaah haji juga sangat berdampak buruk pada panjangnya daftar tunggu (waiting list) calon jamaah haji di Indonesia. Hal inilah yang menjadi kekecewaan terbesar bagi calon jemaah haji terutama Jemaah haji lansia di Indonesia. Problematika ini benar-benar harus diperhatikan oleh pemerintah khususnya menteri agama, dengan demikian perlu adanya manajemen kesehatan seperti pelayanan kesehatan meliputi: pemeriksaan, perawatan dan pemeliharaan kesehatan jemaah haji yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan, menjaga agar jemaah haji dalam kondisi sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di tanah air, sealin itu pemerintah perlu meminimalisir calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang kedua dan kesekian kalinya, dan harus memprioritaskan calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang pertama kalinya, dengan begitu, daftar tunggu antrean panjang dapat berkurang. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan atau studi pustaka, jenis dan sumber data menggunakan data sekunder, sedangkan, pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah atau mengeksplorasi beberapa jurnal, media, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik). Dengan adanya penelitian ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah terhadap permasalahan jamaah haji, baik tentang pembatalannya atau pelaksanaannya sangatlah penting bagi calon jemaah haji di Indonesia, karena sebagai warga negara, jemaah haji sangatlah bergantung pada keputusan pemerintah.
Copyrights © 2022