Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MANAJEMEN PENGELOLAAN TABUNGAN HAJI PADA MASA PANDEMI DI CU BBM Hamdah marzuqotun kamilah; Elisa kurrotun nada
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 03 (2021): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang manajemen pengelolaan tabungan haji pada masa pandemi yang dilakukan oleh kantor CU BBM yang berada di pondok pesantren Al-Mashduqiah. Yang mana dengan adanya tabungan haji atau sering disebut sebagai tajiroh ini, sangat membantu masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji. Terlebih pada masa pandemi covid-19 yang mana perekonomian semakin menurun. Makna Tajiroh sendiri yaitu simpanan khusus untuk mempersiapkan keberangkatan ke tanah suci. Oleh karena itu untuk melangsungkan kegiatan tajiroh dibutuhkan manajemen pengelolaan tabungan yang baik terlebih pada masa pandemi covid-19 saat ini.Manajemen pengelolaan yang dilakukan oleh kantor CU BBM dengan cara jemput bola, Anggota tajiroh menghampiri kantor CU BBM, dan manajemen pengelolaan yang terakhir yaitu nominal tabunngan tidak ditentukan oleh kantor CU BBM. Sedangkan perjanjian yang disepakati yakni tajiroh tidak boleh diambil sebebelum adanya kepastian keberangkatan atau jumlah nominal telah sesuai untuk keberangkatan tajiroh yang telah disepakati sebelumnya. Adapun dana dari hasil tajiroh tersebut di eventasikan atau dijadikan modal semisal untuk dana peminjaman. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis studi kasus, dengan situs penelitian di CU BBM, Patokan, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya tabungan haji ini ini sangat membantu masyarakat dan dibutuhkan pula oleh masyarakat oleh karena itu diperlukan pula manajemen pengelolaan tabungan yang baik dan tertib untuk memberikan pelayanan yang terbaik.
ETOS KERJA KARYAWAN DI PT. NUR HARAMAIN MULIA Zainur Ridho; Hamdah Marzuqotun Kamilah; Elisa kurrotun nada
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 01 (2022): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang Etos kerja karyawan di PT. Nur Haramain Mulia, di mana etos kerja karyawan mempunyai peran yang penting dalam sebuah usaha bisnis. Dalam persaingan bisnis yang ketat, perusahaan yang unggul bukan hanya perusahaan yang memiliki kriteria bisnis manajerial yang baik, melainkan juga perusahaan yang mempunyai etika kerja yang baik. Adapun Etos kerja yang dilakukan di PT. Nur Haramain Mulia yaitu menerapkan sifat jujur Karena kejujuran bukan hanya sekedar sikap, tapi martabat, harga diri, dan jati diri dan bangsa, yang kedua yaitu rendah hati yakni rendah hati dalam segala hal baik dari perilaku, ucapan ataupun perbuatan dan yang terakhir yaitu menepati janji atas apa yang telah dijanjikan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis studi kasus, dengan situs penelitian di PT. Nur Haramain Mulia, Patokan, Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Etika kerja karyawan merupakan alat untuk mencapai tujuan dan mempertahankan kualitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui etos kerja karyawan yang ada di PT. Nur Haramain Mulia.
MANAJEMEN PELAKSANAAN IBADAH HAJI PASCA PEMBATALAN PEMBERANGKATAN JAMA’AH HAJI DI INDONESIA Didin Chonyta; Elisa Kurrotun Nada
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 02 (2022): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembatalan Ibadah haji selalu menjadi perbincangan serius di Indonesia, Corona Virus Disease 2019 (Covid’19) menjadi penyebab pembatalan keberangkatan jamaah haji, sejak awal januari tahun 2020 sampai dengan saat ini, sehingga pelaksanaan ibadah haji harus dibatalkan selama dua tahun berturut, namun keputusan tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji ini adalah keputusan yang paling tepat, karena pemerintah bertanggung jawab terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan jamaah haji yang terancam akibat Covid’19 ini, selain itu, pembatalan keberangkatan jamaah haji juga sangat berdampak buruk pada panjangnya daftar tunggu calon jamaah haji di indonesia atau sering juga disebut dengan (waiting list). Hal inilah yang menjadi kekecewaan terbesar bagi calon jamaah haji di Indonesia. Problematika ini benar-benar harus diperhatikan oleh pemerintah khususnya menteri agama, dengan demikian pemerintah perlu meminimalisir calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang kedua dan kesekian kalinya, dan pemerintah harus memprioritaskan calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang pertama kalinya, dengan begitu, daftar tunggu antrean panjang dapt berkurang. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan atau studi pustaka, jenis dan sumber data menggunakan data sekunder, sedangkan, pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah atau mengeksplorasi beberapa jurnal, media, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik). Dengan adanya penelitian ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah terhadap permasalahan jamaah haji, baik tentang pembatalannya atau pelaksanaannya sangatlah penting bagi calon jamaah haji di Indonesia, karena sebagai warga negara, jamaah haji sangatlah bergantung pada keputusan pemerintah.
MANAJEMEN PELAKSANAAN IBADAH HAJI PASCA COVID 19 Moh. Affan; Elisa Kurrotun Nada
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 02 (2022): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah bertanggung jawab terhadap kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji yang terancam akibat Covid’19, selain itu, pembatalan keberangkatan jemaah haji juga sangat berdampak buruk pada panjangnya daftar tunggu (waiting list) calon jamaah haji di Indonesia. Hal inilah yang menjadi kekecewaan terbesar bagi calon jemaah haji terutama Jemaah haji lansia di Indonesia. Problematika ini benar-benar harus diperhatikan oleh pemerintah khususnya menteri agama, dengan demikian perlu adanya manajemen kesehatan seperti pelayanan kesehatan meliputi: pemeriksaan, perawatan dan pemeliharaan kesehatan jemaah haji yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan, menjaga agar jemaah haji dalam kondisi sehat selama menunaikan ibadah haji sampai tiba kembali di tanah air, sealin itu pemerintah perlu meminimalisir calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang kedua dan kesekian kalinya, dan harus memprioritaskan calon jamaah haji yang berniat menunaikan ibadah haji untuk yang pertama kalinya, dengan begitu, daftar tunggu antrean panjang dapat berkurang. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan atau studi pustaka, jenis dan sumber data menggunakan data sekunder, sedangkan, pengumpulan datanya dilakukan dengan menelaah atau mengeksplorasi beberapa jurnal, media, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik). Dengan adanya penelitian ini menunjukkan bahwa perhatian pemerintah terhadap permasalahan jamaah haji, baik tentang pembatalannya atau pelaksanaannya sangatlah penting bagi calon jemaah haji di Indonesia, karena sebagai warga negara, jemaah haji sangatlah bergantung pada keputusan pemerintah.
Srategi Marketing Dalam Meningkatkan Calon Jama'ah Umrah di PT Rabiha Karya Bersama Didin Chonyta; Lutfiatul Hasanah; Elisa Kurrotun Nada; Istiharoten Nasiya
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 4 No. 01 (2024): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat untuk melaksanakan ibadah umrah, persaingan di industri ini semakin ketat. Oleh karena itu, perusahaan perlu merancang strategi pemasaran yang efektif untuk memenangkan persaingan dan menarik minat calon jamaah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan kualitatif untuk mengevaluasi kondisi pasar umrah dan menentukan strategi pemasaran yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kepercayaan, kualitas layanan, dan harga memainkan peran penting dalam keputusan calon jamaah untuk memilih penyelenggara umrah. Oleh karena itu, perusahaan perlu fokus pada membangun kepercayaan melalui testimonial, sertifikasi, dan transparansi informasi. Dalam rangka meningkatkan kepercayaan calon jamaah, perusahaan juga perlu meningkatkan transparansi dalam proses pendaftaran, biaya, dan persyaratan lainnya. Komunikasi yang jelas dan terbuka akan membantu menciptakan hubungan baik dengan calon jamaah. Dengan menerapkan strategi pemasaran yang komprehensif dan terukur, PT. Rabiha Karya Bersama diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya di pasar umrah dan menarik lebih banyak calon jamaah. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam konteks pengembangan strategi pemasaran khususnya dalam industri perjalanan umrah di Indonesia.