Sekarang ini, bimbingan belajar merupakan sebuah kebutuhan bagi siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN) dan mengikuti SBMPTN untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Namun, memilih lembaga bimbingan belajar yang tepat sesuai kebutuhan dan anggaran keuangannya bukan hal mudah karena lembaga bimbel yang tidak sedikit. Selain itu, kurangnya sosialisasi pihak lembaga bimbel ke sekolah yang mengakibatkan kurangnya pengetahuan siswa akan lembaga bimbel. Seperti halnya yang terjadi pada SMAN 1 Lemahabang. Maka, dibuatlah sebuah sistem Pendukung Keputusan untuk membantu memilih Lembaga Bimbingan Belajar, dalam membantu penentuan rekomendasi lembaga bimbel diperlukan suatu metode yang dapat mempertimbangkan seluruh kriteria sehingga siswa mendapatkan rekomendasi lembaga bimbel yang sesusai kriteria. Metode yang digunakan dalam Sistem Pendukung Keputusan ini adalah metode Promethee (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation).
Copyrights © 2019