Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran metode role-playing dalam meningkatkan keterampilan berbicara peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan meninjau 11 artikel ilmiah yang relevan, diterbitkan pada rentang tahun 2021–2025 dan diperoleh melalui Google Scholar. Analisis dilakukan secara kualitatif untuk mengidentifikasi pola, efektivitas, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan metode role-playing. Hasil kajian menunjukkan bahwa role-playing terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara, ditandai dengan peningkatan skor rata-rata dalam berbagai penelitian. Selain itu, metode ini juga mendorong peningkatan aktivitas belajar, rasa percaya diri, serta keterampilan komunikasi siswa. Konsistensi temuan dari berbagai metodologi memperkuat validitas efektivitas role-playing sebagai strategi pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan sesuai dengan prinsip Communicative Language Teaching (CLT). Dengan demikian, role-playing dapat dipandang sebagai metode pembelajaran yang relevan untuk mendukung keterampilan bahasa dan kompetensi abad ke-21 siswa sekolah dasar di era Merdeka Belajar.
Copyrights © 2025