Emesis gravidarum pada trimester pertama kerap mengganggu kenyamanan dan aktivitas ibu hamil; karena itu edukasi terapi komplementer yang aman perlu diperkuat di layanan primer. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester I mengenai pemanfaatan aromaterapi inhalasi jahe sebagai opsi non-farmakologis untuk mengurangi mual muntah. Kegiatan dilaksanakan di PMB Nurachmi pada Oktober 2023 melalui penyuluhan tatap muka berbasis presentasi dan lembar informasi (leaflet), dilanjutkan sesi tanya jawab serta evaluasi pra–pasca menggunakan kuesioner pengetahuan; total peserta 40 orang. Pelaksanaan berjalan interaktif dengan partisipasi tinggi, dan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait prinsip keamanan penggunaan minyak esensial jahe, langkah aplikasi inhalasi yang benar untuk praktik harian, serta pengenalan tanda bahaya yang memerlukan rujukan. Peserta juga menilai materi mudah diikuti dan relevan dengan keluhan yang dialami. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi terstruktur tentang aromaterapi inhalasi jahe layak diterapkan sebagai strategi pemberdayaan ibu hamil dalam mengelola emesis gravidarum secara aman. Kegiatan lanjutan disarankan menambahkan pendampingan praktik dan pengukuran kuantitatif terstandar guna memperkuat bukti dampak.
Copyrights © 2025