Penyakit tidak menular (PTM) adalah suatu penyakit yang telah lama terjadi yang tidak menular dari manusia ke manusia lainnya serta menjadi penyebab utama kematian di dunia setiap tahun. PTM antara lain yakni penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), penyakit jantung, penyakit stroke, penyakit kanker, dan penyakit diabetes mellitus (DM). Jumlah angka PTM yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Tujuan penenlitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemanfaatan posbindu PTM di wilayah kerja Puskesmas Benteng Kota Palopo tahun 2020. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dengan usia produktif (15-64 tahun) yang berjumlah 1.196 orang, dengam sampel penelitian sebanyak 52 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data melalui data primer yang diperoleh dari hasil wawancara melalui kuesioner secara langsung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS 20, dengan uji statistik chi square untuk mengetahui pengaruh antara variabel bebas terhadap variabel terikat dalam bentuk tabulasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh pemanfaatan pos pembinaanterpadu penyakit tidak menular terhadap keempat variabel yang diteliti yakni efikasi diri (p=,052), dukungan keluarga (p=,232), dukungan petugas kesehatan (p=,1000), dan dukungan kader (p=,693). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pemanfaatan pos pembinaan terpadu tidak berpengaruh terhadap efikasi diri, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan, dan dukungan kader.
Copyrights © 2022