Teori humanistik memandang manusia sebagai subyek yang bebas merdeka untuk menentukan arah hidupnya. Manusia bertanggung jawab penuh atas hidupnya sendiri dan juga atas hidup orang lain. Tokoh utama dari teori humanistik ini adalah Carl Rogers yang menciptakan teori yang berpusat pada individu (person-centered theory), Arthur Combs yang menekankan pentingnya persepsi individu dalam proses belajar, dan Abraham Maslow yang mengembangkan hierarki kebutuhan yang mencakup kebutuhan fisiologis, keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri. Tujuan dilakukannya analisis teori ini adalah untuk mendapatkan wawasan mengenai sejarah, prinsip dasar, dan kontribusi aliran humanistik terhadap psikologi. Metode yang digunakan dalam menganalisis teori humanistik adalah literature review (LR) untuk dapat menyajikan penjelasan yang komprehensif mengenai sejarah, tokoh-tokoh utama, prinsip dasar, kontribusi, serta relevansi aliran humanistik. Teori humanistik dalam psikologi menempatkan manusia sebagai individu yang unik dengan potensi bawaan untuk berkembang, belajar, dan mencapai aktualisasi diri. Teori humanistik dapat dipelajari karena memberikan pandangan optimis tentang manusia, menekankan potensi, kehormatan, dan martabat individu untuk berkembang menuju kehidupan yang penuh makna dan kebahagiaan.
Copyrights © 2025