Era disrupsi menghadirkan tantangan besar bagi manajemen pendidikan Islam, yang ditandai dengan transformasi cepat dalam teknologi, perubahan kebutuhan masyarakat, serta persaingan global yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi lembaga pendidikan Islam dalam era disrupsi dan merumuskan strategi yang efektif untuk menghadapinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi adaptasi teknologi, relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar kerja, dan keterbatasan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perubahan zaman. Selain itu, tantangan dalam menjaga nilai-nilai spiritual dan moral di tengah arus globalisasi juga menjadi perhatian penting. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian ini mengusulkan beberapa strategi, seperti penguatan kompetensi guru melalui pelatihan berbasis teknologi, pembaruan kurikulum yang berbasis kebutuhan industri 4.0, serta integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pengembangan karakter peserta didik. Lebih lanjut, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, sektor swasta, dan komunitas, diusulkan untuk mendukung pengembangan pendidikan Islam yang adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan wawasan bagi pengelola lembaga pendidikan Islam dalam merumuskan kebijakan yang proaktif dan inovatif guna menghadapi era disrupsi secara efektif.
Copyrights © 2024