Reflektika
Vol 10, No 2 (2015)

MENAKAR NASIB AYAH RASULULLAH SAW.(Studi Terhadap Pendapat Yusuf al-Qaradlâwî dalam Kitabnya “Kayf Nata’âmal Ma’a al-sunnah” Tentang Validitas dan Makna Hadis Shahih Muslim “Sesungguhnya Ayahku dan Ayahmu di Neraka”)

Sholeh, Moh. Jufriyadi (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2018

Abstract

Kitab Shahîh Muslim merupakan salah satu kitab hadis yang dinilai para ulama dari banyak kalangan sebagai salah satu kitab yang memiliki otentisitas dan validitas tidak diragukan lagi. Akan tetapi dalam perjalanannya, ada sebagian ulama yang meragukan, bahkan menolak sebagian hadis yang ada di Shahîh Muslim tersebut. Di antara hadis yang mendapat gugatan atau penolakan yaitu hadis yang dinarasikan oleh Anas ra.: bahwasannya ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, dimanakah )tempat( ayahku (yang telah meninggal sekarang berada( ?”. Beliau menjawab : “Di neraka”. Ketika orang tersebut hendak beranjak, maka beliau memanggilnya lalu berkata : “Sesungguhnya ayahku dan ayahmu di neraka”. Yûsuf al- Qaradlâwî merupakan salah seorang dari sederetan ulama’ yang ikut meragukan validitas hadis ini dalam kitabnya “Kayf Nata’âmal Ma’a al-Sunnah”. Di dalam kitab ini, al-Qaradlâwî meragukan validitas hadis Shahîh Muslim tersebut dengan pertanyaan, apa dosa yang telah diperbuat oleh Abdullah bin Abd al- Muthallib sehingga harus masuk  neraka, sedangkan ia termasuk ahli fatrah, yaitu orang-orang yang selamat (dari siksa neraka)?. Dengan alasan tersebut, al-Qaradlâwî akhirnya lebih mengambil sikap tawaqquf. Ia tidak berani menerima hadis tersebut dan juga tidak berani menolaknya. Padahal hadis tersebut merupakan hadis sahih, baik sanad maupun matan-nya. Sedangkan ypaman Nabi. Penggunaan kata “ayahku” dalam hadis tersebut dengan makna paman merupakan ungkapan majaz. Makna majaz ini diambil setelah tidak mungkin memberikan makna hakiki, karena ayah kandung  Rasul meninggal di masa fatrah yang tidak ada seorang utusan pun yang datang kepadanya, ia tidak mungkin masuk neraka.ang dimaksud ayah Rasul yang divonis masuk neraka adalah Abû Thâlib,

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

reflektika

Publisher

Subject

Religion Decision Sciences, Operations Research & Management Education Languange, Linguistic, Communication & Media Other

Description

Reflektika is a journal which is highly dedicated as public space to deeply explore and widely socialize various creative and brilliance academic ideas, concepts, and research findings from the researchers, academicians, and practitioners who are concerning to develop and promote the religious ...