Karyawan dituntut untuk mengerahkan semua kemampuan yang dimiliki dalam menyelesaikan pekerjaannya. Seringkali perusahaan memberikan tugas yang mendesak sehingga karyawan harus lembur yang dapat mengakibatkan waktu untuk beraktivitas di luar pekerjaan menjadi berkurang. Hal tersebut mengakibatkan karyawan mengalami kesulitan untuk mencapai keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan (work-life balance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap tingkat work-life balance pada karyawan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode non-eksperimental. Subjek penelitian merupakan 150 karyawan yang bekerja di beberapa perusahaan dan instansi di Malang Raya. Teknik pengambilan subjek menggunakan quota sampling, dengan kriteria yang dibutuhkan yaitu memiliki waktu bekerja minimal 40 jam dalam satu minggu. Data dikumpulkan menggunakan skala job demand-control dan work-life balance. Hasil uji analisis data dengan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara beban kerja terhadap work-life balance pada karyawan. Beban kerja berkontribusi 6,2% terhadap work-life balance sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel yang lain.
Copyrights © 2023