Penyalahgunaan NAPZA berdampak serius terhadap kualitas tidur klien yang menjalani rehabilitasi, seperti insomnia dan gangguan tidur lainnya yang dapat menghambat proses pemulihan. Kualitas tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi psikologis dan meningkatkan risiko kekambuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan token ekonomi sebagai metode modifikasi perilaku dalam meningkatkan kualitas tidur klien penyalahguna NAPZA yang menjalani program rehabilitasi Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan model sequential exploratory. Hasil penelitian menunjukkan adanya kualitas tidur yang baik pada ketiga subjek setelah penerapan token ekonomi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa token ekonomi efektif digunakan sebagai strategi penguatan positif dalam memodifikasi perilaku tidur klien penyalahguna NAPZA di rehabilitasi IBM, dan dapat menjadi pendekatan alternatif dalam mendukung keberhasilan program pemulihan. Kata Kunci: token ekonomi, modifikasi perilaku, kualitas tidur, penyalahguna NAPZA
Copyrights © 2026