Perempuan prasejahtera merupakan kelompok rentan yang membutuhkan dukungan akses pembiayaan guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya. Salah satu strategi yang ditempuh oleh pemerintah dan lembaga keuangan adalah melalui kebijakan pembiayaan mikro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pembiayaan mikro yang disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) terhadap kesejahteraan perempuan prasejahtera di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 58 responden perempuan penerima pembiayaan. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana untuk menguji hubungan antara variabel independen (kebijakan pembiayaan mikro) dan variabel dependen (kesejahteraan perempuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pembiayaan mikro berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan perempuan prasejahtera, ditunjukkan oleh persamaan regresi Y = 30,134 + 1,103X dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Indikator yang berkontribusi terhadap hasil ini meliputi ketersediaan informasi, akses terhadap pembiayaan, dan kesesuaian pembiayaan dengan kebutuhan usaha. Dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,893 (pembiayaan mikro) dan 0,917 (kesejahteraan), instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Penelitian ini menegaskan efektivitas pembiayaan mikro sebagai kebijakan pemberdayaan ekonomi perempuan dalam meningkatkan taraf hidup kelompok prasejahtera.
Copyrights © 2025