Keracunan makanan merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak serius terhadap individu maupun masyarakat. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai faktor risiko, pencegahan, dan penanganan keracunan makanan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta simulasi pertolongan pertama. Kegiatan ini dilaksanakan di Universitas Malahayati pada 18 Februari 2025 dengan peserta santri dan santriwati SMA Al-Qur’an Malahayati. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, di mana sebelum penyuluhan hanya 40% yang memahami pentingnya pemisahan bahan makanan mentah dan matang, sedangkan setelah penyuluhan meningkat menjadi 85%. Selain itu, 90% peserta menyatakan akan lebih menjaga kebersihan dalam pengolahan makanan. Simulasi pertolongan pertama juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesiapan peserta menghadapi kasus keracunan makanan. Meskipun terjadi peningkatan pemahaman, tantangan masih ditemukan, terutama dalam perubahan kebiasaan dan keterbatasan akses terhadap fasilitas sanitasi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi berkelanjutan dan keterlibatan berbagai pihak guna memastikan keberlanjutan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga keamanan pangan.
Copyrights © 2025