Menjaga kebersihan telinga terletak pada fakta bahwa telinga manusia secara alami memiliki mekanisme pembersihan sendiri. Telinga memproduksi lilin atau serumen untuk melindungi dan menjaga kelembaban serta kebersihan saluran telinga. Penumpukan serumen dalam jumlah yang banyak di liang telinga dapat berdampak pada terjadinya gangguan dengar yang bersifat konduksi sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Tujuan dilakukan pengabdian ini yaitu responden dapat lebih mengerti mengenai pentingnya kebersihan telinga dan mengantisipasi secara dini kelainan penyakit telinga bagian luar. Kegiatan pengabdian masyarakat di poli RS Pertamina Bintang Amin dilaksanakan pada 18 Mei 2024. Bentuk kegiatan pelaksanaan program dilaksanakan sebanyak 1 kali pertemuan offline dan diikuti oleh 20 orang. Hasil penyuluhan ini responden memahami tentang fungsi serta manfaat kotoran telinga dan pengetahuan tentang teknik membersihkan telinga yang benar juga pengetahuan tentang dampak kebersihan telinga menunjukkan peningkatan yang sangat baik, sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya tuli sementara akibat serumen yang yang menumpuk dikarenakan kesalahan dalam membersihkan kotoran telinga
Copyrights © 2024