Penelitian ini dilakukan sebab maraknya menikah pada usia belia pada desa sangku. ada tiga perkara yg perlu diketahui dalam karya ilmiah ini, yaitu pertama, Apa penyebab perkawinan pada usia belia di desa sangku kecamatan tempilang. ke dua, bagaimana dampak negative dari perkawinan di usia belia di desa Sangku Kecamatan Tempilang. Ketiga, bagaimana solusi buat mengantisipasi dampak negative dari perkawinan pada usia muda. Metode yang digunakan pada penelitian ini artinya metode penelitian kualitatif. Cara pengumpulan data dilakuan dengan melakukan observasi serta wawancara. hasil berasal penelitian ini artinya bahwa pernikahan pada usia belia di desa sangku kecamatan tempilang berawal berasal kurangnya pemahaman masyarakat tentang menikah, karena dijodohkan orang tua di usia belia, pemaksaan atau hasrat orang tua, kemauan atau impian anak, latar belakang pendidikan, harapan untuk hidup berdikari sampai pemahaman terhadap istiadat dan adat istiadat. Pernikahan usia dini itu sendiri berdampak di pasangan yang melakukannya diantaranya cemas, setres, resah serta perceraian.
Copyrights © 2024