Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengklaim sebagai partai representasi kaum muda, khususnya dalam konteks kepemimpinan Kaesang Pangarep dan dinamika politik yang melingkupinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap tiga narasumber yang dipilih secara purposive dan observasi terhadap aktivitas politik PSI. Hasil penelitian mengungkapkan adanya ambivalensi dalam persepsi masyarakat yang ditandai oleh tiga temuan utama: pertama, persepsi kompleks terhadap kepemimpinan Kaesang yang dipandang antara representasi kepemimpinan muda dan produk dari politik dinasti; kedua, apresiasi terhadap idealisme dan energi yang dibawa PSI sebagai partai milenial yang menawarkan alternatif politik yang bersih dan progresif; ketiga, skeptisisme signifikan terhadap kredibilitas dan kemandirian politik PSI yang dipersepsikan memiliki koneksi erat dengan struktur kekuasaan eksisting. Temuan ini menunjukkan bahwa legitimasi PSI sebagai partai kaum muda menghadapi tantangan dalam menerjemahkan popularitas simbolik menjadi kepercayaan publik dan dukungan elektoral yang solid.
Copyrights © 2025