Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas strategi pemasaran digital PT Jago Bisnis Nusantara (JABIS) melalui pemisahan kanal media sosial dan integrasi platform digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi aktivitas digital perusahaan, wawancara dengan pemilik dan tim kreatif internal, serta dokumentasi dari media sosial dan website resmi. Analisis dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemisahan akun media sosial antara layanan pelatihan dan agency memperkuat diferensiasi brand serta meningkatkan keterlibatan audiens secara relevan. Penerapan strategi omnichannel branding melalui Instagram, website, landing page, dan komunitas digital menciptakan konsistensi pesan yang memperkuat citra profesional perusahaan. Temuan ini memberikan kontribusi pada literatur digital marketing UMKM, khususnya dalam hal segmentasi konten dan integrasi lintas platform. Secara praktis, studi ini dapat menjadi acuan bagi UMKM dalam membangun positioning merek dan meningkatkan loyalitas audiens melalui strategi digital yang terarah dan terintegrasi.
Copyrights © 2025