Kesehatan mental anak usia sekolah dasar menjadi perhatian penting di tengah tantangan akademik dan sosial yang mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak psikoedukasi olahraga dalam meningkatkan kesehatan mental siswa, dengan fokus pada pengurangan kecemasan, peningkatan suasana hati, dan interaksi sosial yang lebih positif. Penelitian dilakukan di SD Negeri Sudirman II Kota Makassar dengan 20 siswa kelas 5 yang mengikuti program psikoedukasi olahraga yang menggabungkan edukasi tentang kesehatan mental dan aktivitas fisik. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai hubungan antara olahraga dan kesehatan mental. Meskipun demikian, uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan bahwa perbedaan antara skor pre-test dan post-test tidak signifikan secara statistik (p = 0.410). Hal ini dapat disebabkan oleh ukuran sampel yang terbatas, variabilitas individu, serta durasi program yang singkat. Meskipun demikian, program ini menunjukkan potensi positif dalam memberikan pemahaman dasar tentang pentingnya olahraga untuk kesehatan mental siswa. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan durasi program yang lebih panjang diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi olahraga pada anak-anak.
Copyrights © 2025