Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengekspresikan Emosi Dengan Metode ESR: Studi Kasus Pada Korban Bullying: Studi Kasus Pada Korban Bullying Syarvia; Hernawati Syam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran terkait intervensi korban bullying dengan menggunakan konseling dan teknik ESR (emotional stress release) untuk membantu siswa/siswi korban bullying dapat mengekspresikan emosi yang dirasakan dan menemukan sumber daya yang dapat membantu proses pengembangan diri dan bagaimana menghadapi situasi bully. Subjeknya adalah 3 siswa/siswi yang pernah menjadi korban bully, yang mendatangi psikolog untuk melakukan sesi konseling. Ditemukan bahwa dengan menggunakan metode konseling dan ESR, para korban ini dapat mengekspresikan emosi yang dirasakan dan memunculkan sumber daya dari diri pribadi masing-masing yang dapat membantu proses penyelesaian masalahnya. Dengan dukungan dari keluarga, hal ini cukup mendukug proses pemulihan bagi para korban bully. Sebagai remaja, bukan hal yang mudah untuk menyampaikan dan mengekspresikan perasaan yang dirasakan, namun dengan teknik ESR ini menjadi salah satu metode yang dapat memudahkan mereka untuk menyampaikan perasaan, emosi dan memunculkan sumber daya dari dalam diri yang bermanfaat untuk pemulihan dan pengembangan diri selanjutnya.
Psikoedukasi Olahraga untuk Kesehatan Mental Siswa Sekolah Dasar Bintang, Rahmat S; Syarvia; Arkantara, Citra Aqilah; Annisa, Inovia Claudya; Dewi, Lely Syartika; Syafiqah, Maura Nurul
Jurnal Entitas Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jepm.v1i2.21

Abstract

Kesehatan mental anak usia sekolah dasar menjadi perhatian penting di tengah tantangan akademik dan sosial yang mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak psikoedukasi olahraga dalam meningkatkan kesehatan mental siswa, dengan fokus pada pengurangan kecemasan, peningkatan suasana hati, dan interaksi sosial yang lebih positif. Penelitian dilakukan di SD Negeri Sudirman II Kota Makassar dengan 20 siswa kelas 5 yang mengikuti program psikoedukasi olahraga yang menggabungkan edukasi tentang kesehatan mental dan aktivitas fisik. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai hubungan antara olahraga dan kesehatan mental. Meskipun demikian, uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan bahwa perbedaan antara skor pre-test dan post-test tidak signifikan secara statistik (p = 0.410). Hal ini dapat disebabkan oleh ukuran sampel yang terbatas, variabilitas individu, serta durasi program yang singkat. Meskipun demikian, program ini menunjukkan potensi positif dalam memberikan pemahaman dasar tentang pentingnya olahraga untuk kesehatan mental siswa. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan durasi program yang lebih panjang diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari psikoedukasi olahraga pada anak-anak.