Lanjut usia merupakan seseorang yang sudah menginjak usia 60 tahun lebih. Seiring bertambahnya usia, akan terjadi penurunan kondisi fisik pada tulang dan otot, dan sendi. Kemunduran dan perubahan morfologis pada otot ini menyebabkan perubahan fungsional, seperti penurunan kekuatan, kontraksi, elastisitas, dan fleksibilitas otot. Akibatnya, risiko jatuh pada lansia cenderung meningkat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui adanya penurunan keseimbangan pada lansia di posyandu lansia Balearjosari, Malang. Metode yang digunakan dalam kegiatan berupa skrining dengan Berg Balance Scale pada lansia yang melibatkan 18 responden. Hasil skrining menunjukkan bahwa 9 responden (50%) memiliki risiko jatuh rendah, 6 responden (33%) memiliki risiko jatuh sedang, dan 3 responden (17%) memiliki risiko jatuh tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan dan intervensi untuk mengurangi risiko jatuh pada lansia, mengingat dampak serius yang dapat ditimbulkan dari jatuh, seperti cedera dan penurunan kualitas hidup. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan peningkatan keseimbangan serta kekuatan fisik pada lansia sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kemandirian mereka.
Copyrights © 2024