Pembahasan ini ini mengeksplorasi efektivitas pendekatan Participatory Action Research (PAR) dalam program kerja bakti yang dilaksanakan oleh kelompok KKN 37 UIN Sunan Ampel Surabaya di Desa Jatisari. Melalui keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahap dan tindakan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga desa dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan kerja bakti, yang meliputi pembersihan area publik dan pengolahan sampah plastik menjadi ecobrick, berhasil mengurangi jumlah sampah serta memperkuat ikatan sosial di antara warga desa. Kegiatan ini melibatkan observasi, perencanaan aksi, implementasi, dan evaluasi untuk mengukur keber-hasilan program dan mengidentifikasi perbaikan yang diperlukan. Hasilnya menunjukkan peningkatan rasa gotong royong, solidaritas, dan kualitas hidup masyarakat. Namun, tantangan seperti kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tetap ada. Oleh karena itu, upaya berke-lanjutan melalui edukasi lingkungan dan penguatan peraturan pengelolaan sampah diperlukan untuk memastikan keberlanjutan program ini. Program kerja bakti dengan pendekatan PAR ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kebersi-han lingkungan.
Copyrights © 2025