Kopi Arabika memiliki potensi ekonomi tinggi dan berperan dalam konservasi tanah, terutama di wilayah lereng seperti Desa Bansari, Temanggung. Namun, minat petani masih rendah karena preferensi terhadap tanaman semusim seperti tembakau dan hortikultura yang lebih menguntungkan dalam jangka pendek, meskipun berkontribusi terhadap erosi tanah hingga 108,12 ton/ha/tahun. Program KKN Tematik UNS 2025 bertujuan meningkatkan minat petani melalui penyuluhan dan praktik lapang berbasis konservasi, mencakup teknik bedengan kontur, sistem multi-strata, penggunaan pupuk organik, pemangkasan optimal, serta pengendalian hama terpadu. Hasilnya menunjukkan peningkatan kepercayaan dan antusiasme petani, terlihat dari diskusi aktif serta meningkatnya permintaan bibit kopi Arabika. Implementasi sistem ini berpotensi mengurangi erosi hingga 30%, meningkatkan tutupan vegetasi alami, serta memperluas lahan kopi dari 5% saat ini. Keberlanjutan program memerlukan sinergi antara petani, pemerintah Kabupaten Temanggung, dan akademisi dalam memperkuat akses pasar, pendampingan teknis, serta kelembagaan perkebunan kopi.
Copyrights © 2025