Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa SMK pada mata pelajaran produktif. Metode yang digunakan adalah pretest-posttest dengan desain eksperimen untuk mengukur perubahan kemampuan siswa sebelum dan setelah penerapan model PBL. Fokus utama penelitian ini adalah pada pengembangan keterampilan abad 21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa, yang menjadi kompetensi kunci dalam pendidikan vokasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas X SMK yang mengikuti mata pelajaran produktif di salah satu SMK di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi siswa setelah penerapan model PBL. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan keterampilan abad 21 pada siswa SMK, yang relevan dengan tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis. Oleh karena itu, PBL dapat diterapkan secara lebih luas dalam pendidikan vokasi untuk mendukung pengembangan kompetensi siswa yang siap menghadapi tantangan global.
Copyrights © 2025