Jembatan Krueng Cut yang terletak di Kota Banda Aceh adalah sebuah jembatan ganda dengan menggunakan gelagar sistem prategang. Jembatan ini memiliki panjang bentang total309.8 m. Dalam skripsi ini akan direncanakan gelagar profil box girder dengan panjang bentangnya adalah 31.1 m dan lebar 10 m dengan pemberian prategang sistem pasca tarik(post tensioning). Tujuan dari skripsi ini adalah untuk merencanakan dimensi box girder dan jumlah tendon yang aman dan mampu menahan beban bekerja. Perencanaan ini meliputi pendimensian, perhitungan beban, jumlah tendon, kehilangan gaya prategang, kontrol lendutan dan penggambaran. Pada tahap perencanaan digunakan SNI 1725 : 2016 untuk peraturan pembebanan dan SNI 2833 : 2008 untuk pembebanan gempa. Mutu beton gelagar fc’ = 49.8 MPa, kuat leleh baja tulangan fy = 390 MPa dan mutu baja tulanggan sengkang fy = 320 MPa. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh tinggi box girder jembatan yang mampu menahan beban bekerja yaitu 1.8 m dengan jumlah tendon sebanyak 29 buah tendon dan 580 strand, kehilangan gaya prategang sebesar 373.215 MPa atau 20.07 %, nilai lendutan terbesar yang timbul akibat pembebanan adalah 0.00848 m dan gelagar dinyatakan aman terhadap kehilangan tegangan dan lendutan yang timbul terhadap nilai batas yang diijinkan. Kata kunci : jembatan, box girder, prategang
Copyrights © 2020