Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik atlet cabang olahraga dayung asal Sumatera Selatan yang telah lolos seleksi untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara tahun 2024. Kondisi fisik merupakan faktor utama yang memengaruhi performa atlet, khususnya pada olahraga dayung yang menuntut perpaduan antara kekuatan, daya tahan, kelincahan, dan kecepatan guna mencapai prestasi optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui pengujian langsung terhadap 15 atlet. Komponen fisik yang diukur meliputi Indeks Massa Tubuh (IMT), kekuatan (push-up dan sit-up), daya tahan (Balke Test), kecepatan (lari 20 meter), kelincahan (shuttle run), kelentukan (sit and reach), serta daya ledak (vertical jump dan lempar bola obat). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada pada kategori “kurang” di hampir seluruh komponen fisik. Secara khusus, aspek daya tahan, kekuatan otot perut, dan daya ledak otot tungkai menunjukkan hasil yang sangat rendah. Hanya sebagian kecil atlet yang memperoleh kategori “baik” pada komponen kelincahan dan kelentukan. Secara keseluruhan, 93,33% atlet memiliki kondisi fisik dalam kategori “kurang”, sedangkan 6,67% tergolong “kurang sekali”. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi dan peningkatan program latihan fisik secara sistematis untuk menunjang kesiapan dan performa atlet pada ajang kompetisi nasional.
Copyrights © 2025