UMKM lokal merupakan aspek yang penting untuk meningkatkan perekonomian di Yogyakarta, salah satunya adalah UMKM kerajinan kulit di Desa Manding. Problematika yang dihadapi sekarang ini oleh UMKM Manding adalah kurangnya inovasi pengembangan produk. Tak hanya itu, ornamen Kala Makara Tamansari merupakan ornamen tradisional ikonik dari Yogyakarta yang patut dilestarikan dan diaplikasikan pada produk kulit. Tujuan penelitian ini adalah revitalisasi produk kulit UMKM Manding dan pelestarian tradisi Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode ATUMICS untuk mengembangkan produk UMKM Manding yang lebih ikonik. Hasil dari penelitian didapatkan data bahwa Kala Makara memiliki makna sebagai simbol penolak bala/bencana dan transformasi. Pada revitalisasi produk kulit yang dimodernkan adalah elemen artefak dengan teknik (Technique) produksi menggunakan mesin autocutting, bentuk tas kulit (Shape) dibuat lebih modern dengan ikonisasi (Icon) ornamen Kala Makara. Sedangkan elemen yang tetap sama adalah kegunaan produk tas (Utility), material kulit (Material), serta konsepnya (Concept). Produk revitalisasi ini diharapkan memberikan dampak cultural dan economy motivation untuk UMKM Manding Yogyakarta.
Copyrights © 2025