Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
Vol. 3 No. 1 (2025)

Bapukung : Tinjauan Ustadz, Bidan Dan Masyarakat Terhadap Tradisi Menidurkan Bayi Khas Banjar

Melani Junita (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Jan 2025

Abstract

Tradisi Bapukung ialah salah satu cara menidurkan balita khas suku Banjar yaitu di Kalimantan Selatan dan suku Dayak yang terkenal uniknya, yang dilakukan dengan cara diayunkan dan dibalut dengan kain panjang. tradisi bapukuttng kini menjadi sorotan dan perdebatan sengit Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Bapukung : Tinjauan Ustadz ,Bidan dan Masyarakat , terdapat beberapa pertimbangan penting yang perlu diperhatikan. Hasil Penelitian Menunjukan tradisi bapukung dapat dimaknai sebagai bentuk pengasuhan anak yang didasarkan pada prinsip kebaikan dan tidak merugikan orang lain. Selama praktik ini tidak membahayakan bayi dan tidak bertentangan dengan ajaran agama, maka dapat dijalankan. Namun, setiap orang tua memiliki kebebasan untuk memilih metode pengasuhan yang paling sesuai dengan keyakinan dan kondisi masing-masing, Bapukung harus dilakukan dengan benar dan tidak menyakiti bayi. Posisi bayi saat dibungkus harus nyaman dan tidak membatasi gerakannyaTidak ada larangan eksplisit dalam agama mengenai praktik bapukung. Namun, prinsip utama adalah tidak boleh menyakiti makhluk hidup, termasuk bayi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

IJIJEL

Publisher

Subject

Religion Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

The Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory (IJIJEL) is a peer-reviewed academic journal that focuses on advancing research in Islamic jurisprudence, economics, and legal theory within the Indonesian context. Published quarterly (March, June, September, and December), ...