Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM) merupakan sektor krusial yang mengadapi tantangan dalam pemasaran di era digitak. UMKM Dodol Ibu Luh Astini yang berdiri sejak 1995 di Penglatan, Singaraja masih mengandalkan pemasaran tradisional dari mulut ke mulut , memiliki kemasan yang sederhana dan belum optimal memanfaatkan media sosial untuk promosi, sehingga potensi pasar yang lebih luas belum tergarap. Tujuan dari kegiatan praktik kerja lapangan ini untuk meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pembinaan, pelatihan, dan pendampingan. Solusi yang diterapkan meliputi dua aspek utama yaitu: Pelatihan Digital Marketing, yang mencakup pembuatan akun resmi di Instagram dan TikTok , serta pelatihan pembuatan konten promosi kreatif menggunakan aplikasi Canva dan CapCut. Kedua, Inovasi Desain Kemasan, dengan pembuatan stiker produk yang berfungsi sebagai identitas merek dan media informasi. Hasil yang dicapai menunjukan bahwa program ini berhasil memberikan pemahaman mendalam tentang urgensi media sosial, mendorong keterampilan pemilik usaha dalam mengembangjan strategi pemasaran modern, serta menghasilkan inovasi desain kemasan yang dapat meningkatkan daya Tarik dan nilai jual produk. Seacara keseluruhan, kegiatan PKL ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pemasaran, pengetahuan, dan keterampilan, sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri dalam pengembangan UMKM secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025