Kebangkitan ekonomi Islam adalah untuk membuktikan bahwa Islam adalah ajaran yang komprehensif yang sifatnya rahmatan lil-alamin bagi semua makhluk di dunia ini. Rahmatan lil-alamin dalam ekonomi Islam adalah hal mendasar menuju kehidupan yang berkeadilan, dalam konteks mengurangi kesenjangan sosial dalam kehidupan. Karena kesenjangan yang terjadi menimbulkan gap atau pemisah antara kaum aghniya (kaya) dengan kalangan fuqara (fakir/miskin), yang berdampak pada munculnya konflik sosial. Dalam memperoleh data, digunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, studi pustaka, yang melakukan studi tentang buku dan informasi lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besardampak dari pelaksanaan ekonomi Islam dalam mengurangi kesenjangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bantuan dalam konteks kerjasama, baik dalam bentuk modal (mudharabahah dan musyarakah) atau bantuan sosial (zakat, infak, sedekah, waqaf, hibah) ternyata mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat secara signifikan.
Copyrights © 2013